Rabu, 31 Desember 2014

Happy New Year 2015



Teman- teman semua, sebentar lagi kita menyambut tahun baru 2015. Banyak hal yang sudah kita lalui sepanjang tahun 2014, mulai dari hal-hal yang membuat kita senang, susah, suka, sedih, gundah, bahagia dan perasaan lainnya. Momen apa yang sampai saat ini berkesan dan membekas selalu di ingatan dan hati teman-teman? Dan pencapaian apa saja yang telah kalian lakukan di tahun 2014?. Tahun ini pertama kalinya saya benar-benar merasa sangat kesepian karena berlebaran Idul Adha jauh dari keluarga, lalu tahun ini bagi saya merupakan titik balik yang saya rasakan setelah setahun lebih jauh dari orangtua dan harus mandiri, kemudian di tahun ini juga banyak sekali cobaan yang saya hadapi. Tetapi, disisi lain juga saya menemukan teman dan sahabat-sahabat baru. Sebelum mengawali tahun baru 2015, ada baiknya kita mengintropeksi diri masing-masing agar lebih baik lagi di tahun 2015, dan membuat perencanaan apa saja yang akan dilakukan di tahun 2015. Sudah kah kalian merencanakannya? 

Selasa, 30 Desember 2014

Kehidupan dan Pendidikan



Berbicara mengenai pendidikan, kita semua pasti tahu betapa pentingnya pendidikan bagi kita. Nah pendidikan tersebut ada yang berupa pendidikan formal dan informal. Banyak orang yang sukses tanpa mendapatkan pendidikan formal, tetapi banyak juga professional yang sukses dengan pendidikan formal yang bagus. Perdebatan mengenai lebih pentingnya pendidikan formal atau non formal, menurut saya semua itu kembali pada diri kita masing-masing, jika kita adalah pribadi yang gemar menuntut ilmu, tentunya dia tidak merasa cukup hanya dengan mendapatkan ilmu di bangku kuliah saja, tetapi juga dia mencari ilmu dan pengalaman baru diluar jalur resmi pendidikan. Jadi, menurut saya keduanya yaitu pendidikan formal maupun informal sama-sama penting untuk kita. kemudian berbicara mengenai pendidikan tidak terlepas mengenai bagaimana kualitas pendidikan di Indonesia yang sering disoroti belakangan ini. Mutu pendidikan di Indonesia yang belum merata dan menjadi salah satu pr pemerintah kita. Belum meratanya pendidikan di Indonesia beberapa penyebabnya adalah faktor ekonomi, keterbatasan informasi yang di dapat karena daerah terpencil, kemudian fasilitas prasarana sekolah yang belum memadai dan kualitas guru. Untuk itu mari kita sama-sama membantu meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Menjadikan Indonesia lebih baik. Salam sayang untuk Indonesiaku tercinta!

Senin, 29 Desember 2014

kehidupan anak kos



Menjadi anak kos tentunya jauh dari orangtua, yang mau tidak mau harus melakukan segala sesuatunya dengan mandiri dan harus bisa menyesuakain diri dengan lingkungan yang ada. Namun, jauhnya dari orangtua dan keluarga membuat anak kos menerapkan pola hidup yang semaunya sendiri. Dengan lingkungan yang baru, kita harus bisa menempatkan diri bagaimana harus bersikap, sikap seperti apa yang perlu kita lakukan yang sekiranya akan membawa kita menjadi lebih baik dan sikap seperti apa yang tidak seharusnya dilakukan.  Berikut ini ada beberapa sikap yang perlu diperhatikan anak kos:
-          Kemandirian
-          Menghargai waktu/ bisa mengatur waktu
Tidak bisa dipungkiri kehidupan kampus itu akan menyita banyak waktu kita, untuk itu perlunya         kita mengatur waktu dan menghargai waktu sebaik-baiknya.
-          Kesetiaan kawan
Hal ini juga tidak luput dari kehidupan anak kos, hanya teman-teman yang baik yang bisa                   membantu kita dalam senang maupun susah.
-          Bisa mengatur keuangan
-          Jauhkan rasa malas
-          kontrol diri dari pergaulan
-          Atur pola makan dan olahraga.


Minggu, 28 Desember 2014

DOA UNTUK IBU



Teman-teman sekalian apakah kalian pernah berpikir bahwa “ibu itu cerewet, banyak melarang ini itu, marah-marah terus dan lainnya”. Mari kita sama-sama mengingat apa yang sudah selama ini kita lakukan dan lewati bersama ibu. Hubungan Ibu dan anak tidak selalu berjalan dengan baik, apa ada di antara tema-teman semua yang tidak pernah memiliki masalah dengan ibunya? Rasanya saya tidak yakin. Masalah silih berganti berdatangan, entah karena pulang telat, tidak membereskan kamar, atau telat makan, hal-hal kecil yang kita lakukan dan membuat Ibu marah. Semakin bertambahnya umur, pemikiran saya juga bertambah dewasa dan mulai memahami kenapa banyak hal yang kita sukai dilarang oleh Ibu. Ya memang semua yang Ibu lakukan adalah untuk kita juga, demi kebaikan kita, tetapi kadang kala sulit untuk menerimanya walaupun kita sudah tau alasannya kenapa. Tetapi dengan mengingat kembali perjuangan yang telah dilakukan Ibu selama ini, apa kita sanggup melihatnya kecewa, sedih karena kita?. Hanya dengan mengucapkan kata Ibu maka kita langsung teringat jasa ibu kita, membuat diri kita terenyuh dan berpikir apakah saya sudah berbuat baik untuk membalas jasa besar ibu kita? Jasa ibu sendiri tidak bisa kita gantikan dalam kehidupan ini. Untuk itu, kita sebagai anak sepatutnya mencintai, menyayangi, menjaga, mendengarkan, dan mematuhi Ibu kita. Doa untuk ibu:
Ya ALLAH ya TUHANku..
Mungkin aku tidak mampu membahagiakan ibu dengan kemewahan dan kasih sayang,
Dengan pertolonganMU, perkenankanlah doaku.. hanya doa yang dapat aku berikan sekarang ini
Ya ALLAH ya TUHANku..
Ampunilah dosanya, kasihanilah dia sepeti dia mengasihiku di waktu kecil
Berikanlah umur yang bermanfaat
Berikan dia kehidupan yang baik dan keselamatan, di dunia maupun di akhirat.


Sabtu, 27 Desember 2014

Mengelola Keuangan Anak Kos


Berkaca dari pengalaman saya sendiri, sulitnya untuk mengatur keuangan yang kadang kala akhirnya melebihi batas pengeluaran. Saya merupakan anak rantau dari Cilegon yang datang ke Jogja untuk menimba ilmu jenjang S1. Kebayang kan gimana rasanya harus hidup jauh dari orangtua untuk pertama kalinya, melakukan hal apapun sendiri, mengatur waktu, dan tentunya mengatur keuangan. Dari uang bulanan yang orangtua berikan, saya harus bisa mengatur pengeluaran yang mungkin bisa cukup untuk sebulan kedepan, namun seringnya bahwa pengeluaran saya melebihi pemasukan yang orangtua saya berikan perbulan, akhirnya mau tidak mau orangtua mengirim uang tambahan. Sebenarnya ada dua hal yang dapat kita lakukan untuk mengatur keuangan yaitu planning dan controlling secara garis besar. Setelah setahun lebih menjadi anak kos, sekarang saya bisa mengatur keuangan menjadi lebih baik, nah ini dia tips nya:
1.      Adanya perencanaan anggaran dan pencatatan anggaran.
2.      Membuka rekening, rekening bukan hanya berfungsi untuk menerima kiriman dari orangtua, tetapi juga bisa digunakan untuk menabung, biasanya kalau uang itu dipegang sendiri akan sering muncul berbagai keinginan. Untuk itu tabungan akan menampungnya.
3.      Selektif memilih tempat makan. Carilah referensi tempat makan disekitar kos mu yang menjual dengan harga miring, porsi lumayan banyak, tetapi kualitas rasanya juga baik.
4.      Membedakan kebutuhan dan keinginan. Hal ini yang biasanya paling sulit dilakukan, dalam penanganan ini kita harus menekan jauh-jauh keinginan sebelum kepenuhan terpenuhi.
5.      Cari hal-hal yang murah, bahkan gratis kalo bisa :D

Menjadi mahasiswa bukan hanya kita belajar untuk menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar mandiri dan memenejemen segala hal. “tak usah takut terlihat miskin karena hanya orang yang tidak takut terlihat miskin yang akan merasakan banyak manfaat hidup dibanding mereka yang ingin terlihat kaya padahal tidak punya”. Keep strong ya anak kost :D


Jumat, 26 Desember 2014

Tahapan seorang muslim dan muslimah dalam mencintai Al Qur’an

Al Qur’an yang merupakan kitab suci agama islam seringkali hanya menjadi pajangan. Memang sulit awalnya untuk sekedar duduk dan membacanya setiap hari walaupun lima menit. Saya pun merasakan hal yang demikian, tetapi ada yang membuat akhirnya saya mencintai Al Qur’an. Dari kecil pada saat saya menduduki bangku SD saya selalu dipaksa oleh orangtua setiap sore untuk mengaji privat kepada seorang guru ngaji, dan jika tidak mengaji maka saya tidak diperbolehkan main bersama teman-teman. Kemudian setelah magrib saya pun mengaji di rumah bersama ibu. Dari awal itulah saya terbiasa untuk mengaji, karena terbiasa itulah saya merasa ada yang kurang jika sehari tidak membaca Al Qur’an. Berkat paksaan orangtua saya pada awalnya, sekarang saya merasa membaca dan mempelajari Al Qur’an merupakan kebutuhan. Terimakasih saya ucapkan kepada guru mengaji saya yang telah mengajarkan saya sehingga bisa membaca Al Qur’an dan tentunya orangtua saya yang telah membimbing dan mendidik saya hingga saat ini. 


Kamis, 25 Desember 2014

Cintai Alam Kita



Tuhan  telah menciptakan alam dan isinya sebagai suatu  anugerah yang tak ternilai bagi seluruh mahlukNya. Manusia sebagai mahluk tertinggi harus dapat mensyukuri,menjaga dan memelihara serta memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Alam Indonesia yang terdiri dari hutan, gunung,sawah,lautan, dan sungai menyimpan kekayaan berlimpah yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Banyaknya bencana alam yang menimpa dunia, khususnya Indonesia membuat saya merenungkan kehidupan yang sudah saya jalani selama ini. Apa yang sudah kita berikan untuk alam ini? Bukan apa yang alam berikan untuk kita. Seringnya terjadi bencana alam di Indonesia salah satu penyebabnya bukan lain karena ulah manusia itu sendiri, seperti hutan di alih fungsikan untuk pembukaan lahan pertanian yang menyebabkan longsor, membuang sampah sembarangan ke sungai sehingga terjadi banjir dan lain-lain. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk meminimalisir terjadinya bencana alam seperti banjir dan longsor:
1.       Melakukan reboisasi pada hutan
2.       Tebang pilih
3.       Menggalakkan penanaman seribu pohon
4.       Membuang sampah pada tempatnya
5.       Mendaur ulang sampah agar bisa dimanfaatkan kembali

Jika kita menyayangi alam kita, dan merawat alam kita dengan baik, tidak menutup kemungkinan bahwa alam pun akan sayang pada kita. Untuk itu saya mengajak kepada teman-teman semua untuk mulai mencintai alam kita dan menjaganya sebaik baiknya. Kalau bukan kita? Siapa lagi yang akan merawat alam ini?



Rabu, 24 Desember 2014

hijab dan fashion

Belakangan ini marak sekali  fenomena hijabers baru di kalangan masyarakat kita. Dan dengan adanya itu, saya merasa terganggu melihatnya. Pasalnya banyak sekali kalangan masyarakat kita khususnya mahasiswi yang menggunakan hijab, tetapi  mereka kurang memperhatikan kaidah-kaidah islam. Dengan banyaknya trend hijab di kalangan masyarakat belakangan ini ada sisi baiknya, saya juga merasa memakai hijab bukan kuno lagi, banyak variasi, kemudian juga bisa menyiarkan islam melalui fashion, tetapi seharusnya mereka juga memperhatikan kaidah-kaidah islam. Fashion bagi seorang muslimah memang perlu, karena saya juga merasakan perlu adanya penyegaran dari setiap apa yang kita pakai. Namun belakangan ini di kalangan mahasiswa banyak sekali hijabers baru yang entah kurang mengerti islam atau lainnya, mereka menggunakan hijab tetapi juga menggunakan baju berbahan tipis yang bisa terawang, atau memakai baju yang ketat sehingga memperlihatkan lekuk tubuhnya. Saya pun menyadari saya masih banyak kekurangan. Untuk itu saya juga mengingatkan diri saya sendiri dan mengajak teman-tema semua untuk lebih memperhatikan setiap busana yang kita kenakan, karena akan berpengaruh pada pandangan orang mengenai islam. Salah satu fashion designer islam yang mungkin bisa menginspirasi teman-teman semua termasuk saya adalah Dian Pelangi dan Hana Tajima. Berikut beberapa foto mereka yang mungkin bisa menginspirasi teman-teman semua dalam berbusana yang juga tetap mempertahankan kaidah-kaidah islam.






Selasa, 23 Desember 2014