Jumat, 26 Desember 2014

Tahapan seorang muslim dan muslimah dalam mencintai Al Qur’an

Al Qur’an yang merupakan kitab suci agama islam seringkali hanya menjadi pajangan. Memang sulit awalnya untuk sekedar duduk dan membacanya setiap hari walaupun lima menit. Saya pun merasakan hal yang demikian, tetapi ada yang membuat akhirnya saya mencintai Al Qur’an. Dari kecil pada saat saya menduduki bangku SD saya selalu dipaksa oleh orangtua setiap sore untuk mengaji privat kepada seorang guru ngaji, dan jika tidak mengaji maka saya tidak diperbolehkan main bersama teman-teman. Kemudian setelah magrib saya pun mengaji di rumah bersama ibu. Dari awal itulah saya terbiasa untuk mengaji, karena terbiasa itulah saya merasa ada yang kurang jika sehari tidak membaca Al Qur’an. Berkat paksaan orangtua saya pada awalnya, sekarang saya merasa membaca dan mempelajari Al Qur’an merupakan kebutuhan. Terimakasih saya ucapkan kepada guru mengaji saya yang telah mengajarkan saya sehingga bisa membaca Al Qur’an dan tentunya orangtua saya yang telah membimbing dan mendidik saya hingga saat ini. 


12 komentar:

  1. Sepertinya artikel ini pengalaman dari mbak ujah sendri ya, saya jg bgt awal nya mbk..hehe

    BalasHapus
  2. Terimakasih, tulisan ini menginspirasiku untuk lebih mencintai al-Qur'an :)

    BalasHapus
  3. nggak selamanya yang berawal dari terpaksa itu hasilnya buruk :)

    BalasHapus
  4. Ya kebanyakan orang2 membaca al Quran hnya waktu kecil sambil belajar membacanya namun ketika beranjak dewasa al Quran hnya jadi pajangan. Semoga kita termasuk org2 yg slalu membacanya

    BalasHapus
  5. amin.. semoga kita semakin mencintai Al Quran ya.....

    BalasHapus
  6. Bagaimana cara untuk membangunkan semangat yang tinggi untuk senantiasa mengingat, membaca, dan mencintai Al Qur'an?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya yang pertama tentunya kesadaran pada diri masing2 bahwa mengingat dan membaca Al Qur'an itu kebutuhan. Tanamkan pada hati kita bahwa segala sesuatu yang kita lakukan itu karena Allah :)

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  7. Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu membaca Al-Qur'an dan mengamalkannya walau hanya satu ayat.

    BalasHapus
  8. menurut saya yang pertama tentunya kesadaran pada diri masing2 bahwa mengingat dan membaca Al Qur'an itu kebutuhan. Tanamkan pada hati kita bahwa segala sesuatu yang kita lakukan itu karena Allah :)

    BalasHapus
  9. Memang benar,semua itu harus dipaksa terlebih dahulu, hingga akhirnya menjadi terbiasa. namun paksaan tersebut kan demi kebaikan kita. dan semoga kita senantiasa selalu mencintai Alquran dan rajin membacanya serta mengamalkan isinya.

    BalasHapus
  10. yg jelas semuanya ga bisa langsung saja begitu saja terjadi seperti kehidupan yg memang ada tahapannya

    BalasHapus